Sabtu, 31 Agustus 2013

Who Am I?

Bismillah...

Hai kawan-kawan pembaca...
Sudah merasa kangen gak, sama aku? Hehe.

"Siapa saya??" Pernahkah kawan kritis akan pemikiran itu.
Jujur! Ayo, jujur! Apakah kawan benar mengenal diri kawan sendiri?
Percayakah? Kesuksesan dimulai dengan hal paling sederhana : Mengenal dirimu sendiri.

Jujur saja, aku sendiri sampai sekarang masih bertanya-tanya : Siapa sayaa? Tuhan, siapa sayaa?
Sudah, sudah. Berhenti dramatisirnya. Oke, simak yang satu ini ya.


 Kawan-kawan pembaca, sadar gak? Kalian adalah pribadi yang amat unik.
Tiap orang punya there is something special yang gak dimiliki oleh teman-teman kalian lainnya.
Lalu, pasti tiba-tiba di benak kalian muncul, "Benarkah? Saya unik?" atau, "Sesuatu yang unik pada diri saya, apa ya?" or, "Bagaimana caraku menemukannya?" dan kemungkinan pertanyaan-pertanyaan yang unik dari kawan-kawan pembaca.

Pertanyaan yang amat mudah. Namun, cukup sulit untuk saya menjawab pertanyaan kawan. Mengapa? Mengapa? Sudah, sudah. Aku tau kawan pembaca penasaran. Mengapa? Karena sekali lagi. Tiap orang berbeda. Kalian punya cara tersendiri untuk menemukannya.

Cara termudah yang kulakukan untuk menemukannya adalah bertanya pada diri sendiri :
"Apa yang aku suka?"
"Apa yang aku minati?" dan, "Apa pula tujuan hidup ku berkaitan dengan hal-hal tersebut? Adakah hubungannya dengan hobiku? Apa ini sekedar hobi menghabiskan waktu luang, atau memang ini cerminan hidup suksesku?"
Tanyakan selalu.

Nah, selagi bertanya demikian, pupuk rasa percaya diri kawan mulai dari, SEKARANG!
Banyak cara naikin PD. Belajar organisasi di sekolah, bisa jadi salah satu latihannya.
Sekali lagi, taip diri kawan-kawan pembaca adalah pribadi yang unik, juga cemerlang. Aku yakin! (Aku aja optimis pada diri kawan pembaca, maka kawan pembaca harus lebih optimis dariku!)
Ungkapkan ide-ide brilian kalian.
Tapi, kawan-kawan pembaca tau, hal besar yang terjadi?

Survei yang aku pernah lakukan sendiri, menyatakan bahwa : Kebanyakan orang takut mengutarakan pendapatnya. Takut disalahkan, takut jelek di pikiran orang lain, dan kemungkinan takut-takut lain yang bergentayangan.
Sudah benar, dan amat benar! Jika kawan berani menyatakan pendapat. Bila pendapat kawan tidak diterima, anggap saja itu uji mental.

Tanpa disadari, hal-hal semacam itu akan menumbuhkan PD serta kreativitas. Kreatif dalam menanggapi masalah, kreatif dalam berorganisasi, dan sesuatu yang baru akan muncul dengan kreativitasmu!
Inisiatif adalah salah satu hasilnya. Kawan-kawan pembaca, nekatlah dalam berinisiatif.  Berani mengambil keputusan, berani bertindak tanpa menunggu 'surat tugas' dari atasan. Hal yang ditekankan disini : minta persetujuan dahulu dari atasan, koordinasi dengan anggota lain. Dan point terpentingnya, BILA USULAN DITOLAK, JANGAN PATAH SEMANGAT! Mungkin mereka tidak berfikir, betapa hebatnya bila usulan kita dipakai.

Dan seiring pengalaman yang telah kalian lakukan, seiring waktu berdenting, kalian akan sadar, "Siapa diri saya?"

Sampai saat ini pun, aku masih mencari di setiap sudut pengalaman, "Who Am I?"

"Heh, bangun! Bangun! Pidato Nailul sudah selesai!" Sayub seorang siswa sambil membangunkan temannya yang tertidur.

"Alhamdulillah..." Temannya merespon.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar