Rabu, 28 Agustus 2013

Sssth, Dia Lagi Galau!

First, please say : "Bismillah..."


"Hei, kenapa diem aja?" Riska mengangetkan Risky yang sedang termenung.
"Kenapa? Emangnya gak boleh?" Tak biasanya, Risky begitu jutek pada Riska.
"Pasti lagi galau, ya? Mikirin siapa, hayo?"
"Gak ada. Ngarang aja kamu!"
* * *
-SSSTH, DIA LAGI GALAU! JANGAN DIGANGGU.-
Sungguh usil adik Risky ini, menempelkan kertas itu di punggung Risky, tentunya tanpa diketahui Risky. Orang tuanya tentu saja was-was, tidak ingin salah bicara pada anaknya yang lagi galau itu.
* * *

GALAU? Trend banget di kalangan remaja saat ini. Galau adalah saudaranya perasaan sedih. Kreatif, bukan? Remaja zaman sekarang mempermainkan kosa kata. Ambil sisi positifnya sajalah, negatifnya tentu tinggalkan.

Galau menurut tipenya, terbagi menjadi :
  1. Galau tingkat dewa : Galau yang sangaaat galau. Bisa jadi kesedihannya berlarut-larut, kemungkinan selama beberapa minggu kedepan si penderita akan kehilangan selera makan ataupun sebaliknya.
  2. Galau tingkat nasional : Galau diatasnya galau biasa. Ini level kedua setelah yang paling berbahaya. Indikasinya bisa menyebabkan si penderita malas melakukan aktivitas, seperti malas belajar, malas mandi, untuk beberapa hari saja. Tapi, ada sisi rajin dari si penderita : Rajin update status galau.
  3. Galau tingkat provinsi : Galau biasa. Efek samping dari galau biasa ini mungkin kehilangan mood. Yang biasanya ceria, jadi pemurung. Penderita cenderung menarik dirinya dulu. Untuk beberapa jam kemudian, penderita akan berbicara dengan teman-temannya lagi. Dan hanya bisa tersenyum sedikit.
  4. Galau tingkat kabupaten : Galau biasa aja. Penderita tidak terlalu menunjukkan tanda-tanda galau. Ia akan tertawa-tawa selebar-lebarnya lagi jika di dekat temannya.
 Sedangkan galau menurut sumbernya, terbagi menjadi :
  1. Galau diputusin pacar. Remaja sekarang, booming dengan yang namanya pacaran. Kalau gak pacaran, gak menikmati masa muda, katanya. Siapa bilang? Lebih asyik kalau sendirian! Gak akan ada yang cemburu-cemburu, atau apalah. Jomblo bebas galau, bro!
  2. Galau soalnya pacar lagi ngambek. Tuh, tuh, kan. Apa aku bilang? Pacar ngerepotin aja tau gak! Info dari temenku, ya. Masa-masa pacaran paling indah itu 4 bulan. Selebihnya, biasa aja.
  3. Galau gak ketemu sama pacar. Liat lagi point pertama dan kedua.
  4. Lewat aja deh, soal pacaran. Yang ini, galaunya pelajar yang bener-bener belajar : "Galau nilai ulangan jelek". Nah, galau yang ini justru akan menambah semangat belajar.
Berdasarkan tipe dan sumber galau yang sudah dijelaskan setidak jelas-jelasnya, maka aku punya beberapa tips :
  1. Jangan galau berkepanjangan. RUGI! Padahal, banyak hal yang bisa dilakukan
  2. Putusin pacar. Biarin, galaunya sebentar. Yang sudah biasa ngucapin 'met tidur', 'udah maem, belom?', dll. emang sudah pergi, tapi, bukankah di sekitar kita masih ada teman-teman, orang tua yang menyayangi kita apa adanya? Yang tak meminta apapun dari kita? Cuma masalah waktu saja yang akan menambal hati kita lagi.
  3. Mohon ditambah sendiri. Karena diri kamulah yang paling mengerti bagaimana mengatasi galaumu itu sendiri.
  4. This post, just for fun.

And don't forget, say : "Alhamdulillah..."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar